Ahmad Baedhowie ; Poin Penting Sarasehan Politik Aktivis Muda Lintas Partai Di GOW Subang
Cari Berita

Advertisement

Ahmad Baedhowie ; Poin Penting Sarasehan Politik Aktivis Muda Lintas Partai Di GOW Subang

Wednesday, September 23, 2020

 


SUBANG -  Worldnews // Kegiatan yang bertajuk Saresehan Politik membangun nilai nilai Kebangsaan menyongsong Subang kedepan yang digelar pada Rabu 23/09/2020 di Gedung Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Subang dihadiri   Sejumlah Aktivis Muda Lintas Partai Politik serta undangan Ormas, OKP, dan LSM untuk menyampaikan Ide, Gagasan, dan Kritik bagi Pemkab Subang.


Adapun mengenai konteks bahasan adalah beberapa permasalahan daerah Khususnya di Kabupaten Subang.



Melihat adanya keresahan yang sama dirasakan oleh kawan-kawan aktivis muda, Pengurus DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Subang Ahmad Baedhowie muncul sebagai Inisiator untuk menampung segala bentuk kontribusi kawan kawan aktivis muda Lintas Patai.


"Melihat keresahan yang sama dirasakan oleh teman teman Aktivis muda Saya sebagai Pengurus DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Subang siap menampung segala bentuk Kontribusi kawan kawan Aktivis dari berbagai partai politik," tutur Ahmad Baedhowie pada media Worldnews.


Kemudian, masih tutur Ahmad Baedhowie, disini saya mempersilahkan para aktivis muda dari berbagai partai politik di Kabupaten Subang untuk angkat bicara menyampaikan Ide, Gagasan, Solusi serta Kritik membangun bagi pemyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Subang," ucapnya.


Selanjutnya menurut Ahmad Baedhowie, dalam kegiatan bertajuk Saresehan Politik membangun nilai-nilai kebangsaan menyongsong Subang kedepan, ada beberapa poin krusial muncul sebagai permasalahan utama yang mutlak harus ditangani sebagai skala prioritas. 


"Kami mencatat berbagai masalah di Pemkab Subang dimana diantaranya adalah proses Rotasi Mutasi Pejabat yang berdampak pada kinerja setiap SKPD di Kabupaten Subang menjadi tidak optimal dalam program dan pelayanannya, karena pejabat yang ditempatkan di SKPD dinilai gagal menejawantahkan program JAWARA dalam bentuk kongkret realita penerapannya," jelas Ahmad Baedhowie. 


Selain itu Ahmad Baedhowie menjelaskan, dari bidang perekonomian Subang adalah adanya masalah Manajerial di tubuh BUMD di Kabupaten Subang,


"Jajaran Top Management BUMD di Subang terlebih para direktur dinilai hanya melakukan pemborosan Anggaran saja dan tidak mampu mengoptimalkan peran BUMD untuk peran serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang, maka jelas tuntutan kami adalah meminta Restrukturisasi pengurus BUMD dan mempersilakan untuk jajaran Top Management agar mengundurkan diri ketika tidak mampu menjalankan target pencapaian peningkatan PAD melalui peran BUMD," jelasnya.


Menurut dia, dari sisi hukum terdapat permasalahan penting mengenai penanganan-penanganan Kasus Hukum di Kabupaten Subang. 


"Ada kasus SPPD Fiktif DPRD Subang yang begitu kontroversi serta penanganannya yang terbilang penuh dengan drama-drama politis sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Lembaga Penegak Hukum menjadi menurun dan kurang bersimpatik," tegas Ahmad Baedhowie.


Terakhir Ahmad Baedhowie menjelaskan kembali bahwa acara ini merupakan ajang silaturahmi dan urunan Gagasan dari perwakilan Partai Politik dan peserta untuk Pembangunan Subang dengan Pemuda sebagai motor penggeraknya,



"Para pemuda hususnya yang sudah aktif di Partai juga harus mempersiapkan diri untuk menjadi Pemimpin dimasa yang akan datang dengan membawa semangat yang baru, nantinya rekomendasi dari peserta akan disampaikan kepada Bupati Subang," pungkasnya.


Dalam kegiatan tersebut tidak jarang peserta menyampaikan kritik dan solusi kepada pemerintah daerah terkait isu-isu kekinian di Kabupaten Subang sehingga kehadiran pemuda diruang Politik dapat dirasakan kehadiran dan manfaatnya.


(RUDI)